Dahulu kala, ada sebuah pohon apel besar. Seorang anak kecil suka datang dan bermain-main setiap hari. Dia senang naik ke atas pohon, makan apel, tidur sejenak di bawah bayang-bayang pohon apel ... Ia mencintai pohon apel iu dan pohon itu senang bermain dengan dia. Waktu berlalu .......
Tampilkan postingan dengan label Renungan bagi kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan bagi kita. Tampilkan semua postingan
Minggu, 12 Februari 2012
Jumat, 10 Februari 2012
Siapa Yang Harus Didahulukan?
Ada sebuah perusahaan besar yang sedang mencari karyawan. Dalam tes tertulisnya, mereka hanya memberikan satu kasus untuk dijawab:
Kamis, 09 Februari 2012
Merenung Sampai Mati
Aku sering memandangi rumahku berlama-lama. Kadang dari dekat, kadang dari kejauhan. Bukan untuk menganggumi keindahannya, karena rumahku kecil saja, berantakan pula. Tapi semua tentang rumahku, aku menyukainya.
Karena memandang rumahku, aku jadi memandang diriku sendiri dan kekayaanku. Sebagai diriku, ia menggambarkan betul watakku, kebaikanku dan keburukanku. Rumah itu serba gelap, tak pernah kucat, tak pernah kurampungkan secara semestinya, dan banyak ketidaksempurnaan di sana-sini.
Nilai Sebuah Permata
Seorang laki-laki tersesat di tengah padang pasir. Beberapa hari ia kelaparan dan kehausan. Sambil tergeletak lesu, ia membayangkan keadaan dirumahnya: istri yang setia, anak-anak yang ceria, serta makanan dan minuman melimpah ruah.
Rabu, 25 Januari 2012
Pesan Terakhir Lord Baden Powell (versi 2)
Pada posting sebelumnya telah kami tampilkan pesan terakhir Lord Baden Powell (versi 1), kali ini akan kita tampilkan pesan terakhir beliau yang lain. Mari kita baca dan hayati isi dari pesan tersebut.
Pandu-pandu yang kucinta:
pesan terakhir Lord Baden Powell (versi 1)
Lord Baden Powell lahir pada tanggal 22 February 1857 dan meninggal dunia pada 8 January 1941. Sebelum meninggalkan dunia, beliau sempat memberikan pesan-pesan terakhir kepada kita semua para anggota pramuka di seluruh dunia.
50 TAHUN SALAH PAHAM
Komunikasi sangatlah penting untuk dilakukan sehingga kita bisa mengutarakan apa yang sebenarnya kita inginkan dan apa yang tidak kita inginkan. Jika kita hanya diam saja, maka orang lain belum tentu tahu apa yang kita rasakan. So, ada baiknya jika kita mempunyai gagasan maupun ganjalan di hati ada baiknya kita sampaikan saja dengan baik-baik.
Semangkuk Mie
Pada malam itu, Alia bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Alia segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.
Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.
Langganan:
Postingan (Atom)